Kisah ini mungkin saja terjadi dalam hidup anda..
Aku dilahirkan di sebuah dusun pegunungan yang sangat terpencil. Hari demi hari, orang tuaku membajak tanah kering kuning, dan punggungmereka menghadap ke langit.Aku mempunyai seorang adik, tiga tahun lebih muda dariku.Suatu ketika, untuk membeli sebuah sapu tangan yang mana semua gadis disekelilingku kelihatannya membawanya, Aku mencuri lima puluh sen darilaci ayahku.Ayah segera menyadarinya. Beliau membuat adikku dan aku berlutut di depan tembok,dengan sebuah tongkat bambu di tangannya.
“Siapa yang mencuri uang itu?” Beliau bertanya.
Aku terpaku, terlalutakut untuk berbicara. Ayah tidak mendengar siapa pun mengaku, jadi
Beliau mengatakan, “Baiklah, kalau begitu, kalian berdua layak dipukul!”Dia mengangkat tongkat bambu itu tingi-tinggi.
Hai, kenalan yuk!
Namaku Nurnafisah, kamu boleh panggil aku Aca. Di Blog inilah aku berbagi cerita. Jangan lupa tinggalkan komentarmu, ya!
Pengunjung
Isi Blogku~
SINIAR TEMAN CAHAYA
Followers
Postingan Populer
-
Mungkin dari kalian ada yang bingung bagaimana caranya merasakan kebaikan berbagi? Sementara keadaan tidak memungkinkan, donasi pun tak...
-
Hujan itu mereda. Sejak tadi siang jalanan basah karenanya. Suasana dingin kini tercipta pada sore itu di Desa Pandaan. Para warga ki...
-
foto/google.com Bang, kali ini izinin gue buat cerita tentang lu ya. Sebenernya, gue cuma berniat untuk mengabadikan pengalaman gue wa...
-
Kemarin, saya pulang sore hari menjelang maghrib karena harus ikut rapat untuk membahas sesuatu di salah satu organisasi yang saya ikuti...
-
Foto/Unsplash.com Dulu, kata hilang menjadi tabu Katamu, itu takkan terjadi Kita akan tetap selalu berbagi Meski ranahku dan kamu ...
Categories
Artikel
7
Ber-Seri
13
Berseri
1
Cahaya
16
ceirtaku
1
Ceritaku
249
Cerpen
5
Cinta
71
Feature
3
Hidup
19
Inspirasi
40
Inspiratif
15
Islam
65
Karya
16
Kebaikan Berbagi
6
Keluarga
44
Kisah
40
Kisahku
22
Liburan
10
Menulis
5
Motivasi
114
Resep
1
Sajak
55
Suratan Fiksi
26
Teman
55
Tips
3
Tips dan Informasi
31
Zakat
2
.jpg)